Tembilahan (infoinhil.com) – Entah setan apa yang merasuki pikiran Adam Malik (30) yang dengan teganya membacok kedua mertuanya dan adik iparnya, Kamis (7/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Pembacokan yang menelan tiga korban ini dilakukan pelaku di rumah mertuanya di Jalan Gerilya Lorong Wahyu Parit 8 Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu.
Kronologisnya, malam kejadian tersebut isteri pelaku Adam Malik, Mulyana (25) dan empat orang anaknya bermalam dirumah orangtuanya Usman. Sorenya, ia dan anaknya diantar oleh pelaku kerumah tersebut, karena ingin bermalam disana.
Berdasarkan pengakuan mertuanya perempuan pelaku Nursiah (50), pelaku kerap bertengkar dengan anaknya Mulyana. Sehingga Mulyana kala ada masalah keluarga kerap pula datang bermalam dirumahnya.
“Malam itu dengan tiba-tiba ia datang dan masuk kedalam rumah dengan mendobrak pintu depan. Langsung kearah kamar saya dan dan membacok saya dan isteri termasuk anaknya sendiri yang masih kelas III MAN,” ungkap mertua pelaku Usman kepada wartawan di RSUD Puri Husada Tembilahan, Kamis (7/1). Diduga, kedatangan pelaku kerumah korban, karena dinilai ikut campur dalam urusan intern keluarganya.
Ceritanya, melihat ia dibacok Adam Malik, isterinya Nursiah langsung berteriak-teriak dan langsung menutupnya, saat itu sempat terjadi saling dorong pintu kamar antara pelaku dengan mertuanya. Teriakan isteri korban tidak didengar tetangga, karena saat itu kota Tembilahan sedang diguyur hujan lebat.
Karena kalah tenaga pelaku dapat masuk dan membacok kembali mertua perempuannya. Melihat kedua orangtuanya dibacok, anak korban Siti Aisyah yang keluar dari kamar belakang juga menjadi sasaran amuk membabi buta pelaku.
Berdasarkan pemantauan di RSUD Puri Husada Tembilahan tampak korban Usman mendapatkan lima luka sabetan parah dibagian kepala, tangan kanan, lutut. Parahnya luka yang diderita membuat korban harus menjalani operasi.
Sementara mertua perempuan pelaku menderita luka lengan kiri. Serta anak perempuan mertuanya Siti Aisyah menderita patah kedua pergelangan tangannya. Ketiga korban saat ini masih menjalani intensif pihak medis di RSUD Puri Husada Tembilahan. Sedangkan isteri pelaku Mulyana tampak shock atas kejadian yang menimpa kedua orangtua dan adiknya.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko ketika dikonfirmasi melalui Perwira Humas AKP Robinson Saragih membenarkan adanya peristiwa pembacokan mertua oleh menantunya tersebut. Diduga, motifnya pertengkaran internal dalam rumah tangga antara pelaku dengan anak korban.
“Motif pembacokan ini diduga karena pertengkaran internal dalam rumah tangga pelaku dengan anak korban. Setelah melakukan pembacokan tersebut pelaku melarikan diri. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka,” ungkap Saragih, Kamis (7/1). (spt)


