Tembilahan (infoinhil.com) – Kapal penangkap ikan KM Samudera 2 yang sempat hilang dibawa kawanan begal perairan, Kamis (28/1) sekitar pukul 23.00 WIB berhasil ditemukan di perairan Kuala Sungai Tengah, Pulau Kijang, Kecamatan Reteh.
Penemuan kapal ini berawal dari laporan warga sekitar kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 20.00 WIB ada laporan dari warga yang melihat ada kapal berukuran cukup besar terombang-ambing seperti tak ada orang diperairan Kuala Sungai Tengah, Pulau Kijang.
“Berdasarkan laporan tersebut, anggota Pos Polair Kuala Enok dan anggota Polsek Retah langsung menuju lokasi kapal tersebut. Saat itu memang kapal ada disana dan langsung kita amankan,” ungkap Kasat Polair, AKP Elfizar kepada infoinhil.com, Jum’at (29/1).
Saat diperiksa, ternyata kapal dalam keadaan utuh tidak mengalami kerusakan apa-apa. Hanya yang hilang accu, layar Global Positioning System (GPS) dan mesin pompa air.
“Saat ini kapal sudah kita amankan di Pos Polair Kuala Enok, kasus ini masih dalam penyelidikan kita. Kita sinyalir para pelaku merupakan kawanan yang biasa beroperasi dikawasan perairan ini,” sebut Elfizar.
Sekedar mengingatkan, KM Samudera ini dirampok diperairan Sungai Laut, Desa Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Selasa (26/1) lalu. Pelaku berhasil membawa 2 unit telepon genggam merek Nokia dan uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Saat itu para pelaku juga membawa lari kapal KM Samudera 2 tersebut.
Kejadian berawal saat KM Samudra 2 sedang melakukan penangkapan ikan dilokasi kejadian. Tiba-tiba merapat sebuah kapal trawl ke kapal KM Samudra 2. Ketika itu empat orang pelaku langsung menaiki kapal dan mengancam ABK Adwar (44), Adrian Widana (24), Yayan (20) dan Alek (21) dengan senjata tajam.
Saat itu para pelaku langsung melucuti barang-barang berharga milik korban. Karena sempat ditakuti para pelaku, para korban pun terjuan kelaut dan para pelaku pun melarikan kapal KM Samudera 2 itu. (spt)


