Hidayat “Berkemungkinan Masih Ada DPC Lainnya Yang Akan Ikut Mengundurkan diri”
Tembilahan (infoinhil.com) –Sudah enam Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan mengundurkan diri, pasca Musda PAN Inhil 2011 di Pekanbaru akhir pekan lalu.
Menurut keterangan Hidayat Hamid bakal calon ketua DPD PAN Inhil yang mengaku dijegal dan sempat deatlokc dalam pemilihan ketua DPD PAN Inhil periode 2011-2016 beberapa waktu lalu sempat deatlokc. bahwa sudah ada enam Pengurus DPC di DPD PAN Inhil mengundurkan diri pasca pemaksaan kehendak oleh pengurus DPW atas terpilihnya pengurus DPD PAN Inhil yang baru.
“Wakil Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN Riau Yunus Marala, serta Badan Pemenagan Pemilu (Bapilu) PAN Riau, Andi Gustap yang telah melayangkan surat ke DPW PAN Riau dan DPP Pusat perihal pengunduran diri tersebut. Jadi terserah DPW atau DPP untuk menerima tahu tidak, yang jelas mereka dengan tegas tidak mau bergabung dengan PAN lagi, “ ungkap Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Inhil periode 2006-2011Adapun enam Kepengurusan DPC PAN Inhil yang akan mengundurkan diri, DIkatakan adalah DPC Tembilahan Hulu, Kuindra, Kempas, Enok, Gaung Anak Serka serta ditambah lagi pengurus Barisan Muda PAN Inhil yang ikut ingin mengundurkan diri.
“Selain enam DPC ini, berkemungkinan masih ada DPC yang akan mengundurkan diri juga, namun mereka itu belum membuat surat pengunduran diri. Adapun Sikap para DPC ini diambil karena adanya pemaksaan kehendak dari DPW bersama segelintir orang DPD PAN Inhil untuk memaksakan Musda PAN daerah diluar Inhil.” Akui Hidayat yang akrab dipangil Dayat
Ditambahkan Dayat, Adapun pengambilan sikap yang dilakukan beberapa DPC itu, disebabkan juga karena sudah dua kali surat hasil deadlock pada Musda PAN Inhil yang dilaksanakan di Tembilahan yang lalu dikirimkan, tidak ditanggapi oleh DPP PAN.
“Bersama semua kader dan simpatisan, kita akan melakukan memboikot terhadap kemajuan PAN Inhil dan kita juga siap untuk membuat PAN Inhil mendapatkan hasil nol persen pada pemilu mendatang. Terus terang saja kita sangat kecewa dengan semua hal yang dilakukan itu “ (IIC-i)