
Tembilahann (infoinhil.com) - Akibat terjangan intrusi air laut (abrasi) saat ini sekitar 300 hektar lahan perkebunan kelapa di Desa Sungai Terap kecamatan Tanah Merah mengalami rusak total. Dimana perkebunan tersebut terpaksa dibiarkan oleh masyarakat karena sudah tidak mampu menghasilkan apa-apa lagi.
Menurut Kepala Desa Sungai Terap Abd Razak ketika dikomfirmasi wartawan Kamis, (5/5) di kantor DPRD Inhil. Mengatakan bahwa rusaknya lahan yang terletak di tiga batang parit itu dikarenakan tanggul penahannya banyak yang jebol, sehingga air laut naik kelahan perkebunan disaat pasang naik
Tanah Merah